Allea
Oleh : Ervina Rahiem

“Ya ada apa?” kamu menyahut dengan ramah diiringi senyuman indah yang menggetarkan hati siapapun yang melihatnya begitu juga hatiku.
“Kamu anggota kesenian sastra kan?”tanyaku
“Ya, kenapa?”
“Kudengar karya-karya puisimu sangat bagus, dan kamu pun pandai membawakannya dalam expresi”
“Biasa aza, masih perlu banyak belajar…memangnya ada apa?” ucapmu merendah sembari memasang mimik serius.
“Osis sekolah kita akan mengadakan pentas seni dan budaya bulan depan, dan kami bermaksud ngajak kamu tampil membawakan puisi kamu diacara ntar, gimana??”
“Berapa lama waktu aku untuk memikirkan semuanya?” tanyamu santai.
“3 hari cukup?”
“Oke! 3 hari lagi aku akan nemuin kamu untuk kasih kepastian”
“Oke, thanks”
Pertemuan pertama ditandai dengan obrolan singkat seputar program OSIS tentang pentas kesenian sekolah.